1). Distribusi frekuensi adalah sama baik untuk
data kualitatif maupun kuantitatif, Sedangkan * hubungan antara frekuensi Dan
data kelompok yaitu Pengelompokan data tersebut dilakukan dengan cara
mendistribusikan data dalam kelas atau selang dan menetapkan banyaknya nilai
yang termasuk dalam kelas yang disebut frekuensi kelas.
2). Histogram adalah penyajian data distribusi frekuensi yang diubah menjadi
diagram batang. Poligon frekuensi adalah suatu garis putus putus yang
menghubungkan titik tengah ujung batang histogram.
* Hubungan HISTOGRAM dan POLIGON FREKUENSI adalah dua grafik yang menggambarkan
distribusi frekuensi.
3). interval kelas adalah jangkauan atau jarak antara kelas yang satu dengan
kelas yang lainnya secara berurutan.
Limit kelas adalah nilai terkecil di dalam kelas
Ogif adalah distribusi frekuensi kumulatif yang diagramnya dalam sumbu tegak
dan mendatar
Frekuensi kumulatif adalah frekuensi yang dijumlahkan
Serta titik kelas adalah
Batas kelas adalah menunjukkan nilai kelas paling atas dan nilai kelas paling
bawah
4). Distribusi frekuensi digambarkan melalui yang disebut tabel distribusi
frekuensi. Dari distribusi frekuensi, dapat diperoleh keterangan atau gambaran
sederhana dan sistematis dari data yang diperoleh
5). Ada 3
Distribusi frekuensi biasa adalah distribusi frekuensi yang hanya berisikan
jumlah frekuensi dari setiap kelompok data atau kelas.
Distribusi frekuensi relatif adalah distribusi frekuensi yang berisikan
nilai-nilai hasil bagi antara frekuensi kelas dan jumlah pengamatan yang
terkandung dalam kumpulan data yang berdistribusi tertentu.
Distribusi frekuensi kumulatif adalah distribusi frekuensi yang berisikan
frekuensi kumulatif.
6). a. Batas bawah kelas keempat = 30,00
b. Batas atas kelas ketiga = 29,99
c. Titik tengah kelas kelima = 44,995
d. Tepi bawah kelas ketujuh = 59,50
e. Tepi atas kelas keenam = 59,49
f. Panjang interval kelas kedua = 9,99
g. Frekuensi relative kelas keenam = 15
h. Banyaknya kelas = 10
i. Frekuensi kelas kesatu = 1
j. Interval kelas yang frekuensinya terbesar = 60,00-69,99
1). Which of the following would be the best title for this passage? A. A History of New York City
2). What did the Native Americans receive in exchange for their island? B. $24.12 U. S.
3). Where was New Amsterdam located? C. On the island of Manhattan
4). What does the author mean by the statement : Because attempts to
encourage Dutch immigration were not immediately successful, offers,
generous by the standards of the era, were extended throughout Europe?
A. Other Europeans were given opportunities to immigrate to the new
world after a slow response by the Dutch
5). The word heterogeneous in paragraph 2 could best be replaced by C. diverse
6). Why were so many languages spoken in New Amsterdam? D. The Indians
who lived there before the Dutch West India Company purchase spoke
many languages
7). The word formidable in paragraph 3 is closest in meaning to A. powerful
8). The word it in paragraph 4 refers to B. New York City
9). Which city was the first capital of the new Unite states? B. New York
10). On what date was Manhattan valued at $7 billion? D. 1926
Statistika adalah ilmu yang mempelajari
bagaimana merencanakan
mengumpulkan menganalisis menginterpretasi dan mempresentasikan data. Statistika merupakan
ilmu yg berkenaan dgn data sedang statistik adl data informasi atau hasil
penerapan algoritma statistika pada suatu data. Beberapa istilah statistika
antara lain: populasi sampel unit sampel dan probabilitas. Ada dua macam statistika
yaitu statistika
deskriptif dan statistika
inferensial. Statistika
deskriptif berkenaan dgn deskripsi data misal dari menghitung
rata-rata dan varians dari data mentah; mendeksripsikan menggunakan tabel-tabel
atau grafik sehingga data mentah lbh mudah “dibaca” dan lbh bermakna.
Sedangkan statistika
inferensial lbh dari itu misal melakukan pengujian hipotesis
melakukan prediksi observasi masa depan atau membuat model regresi. Statistika deskriptif berkenaan dgn bagaimana data
dapat digambarkan dideskripsikan) atau disimpulkan baik secara numerik (misal
menghitung rata-rata dan deviasi standar) atau secara grafis (dalam bentuk
tabel atau grafik) utk mendapatkan gambaran sekilas mengenai data tersebut
sehingga lbh mudah dibaca dan bermakna. Statistika
inferensial berkenaan
dgn permodelan data dan melakukan pengambilan keputusan berdasarkan analisis
data misal melakukan pengujian hipotesis melakukan estimasi pengamatan masa
mendatang (estimasi atau prediksi) membuat permodelan hubungan (korelasi
regresi ANOVA deret waktu) dan sebagainya.
Statistika deskriptif hanya
memberikan informasi mengenai data yang dipunyai dan sama sekali tidak menarik
inferensia atau kesimpulan apapun tentang gugus induknya yang lebih
besar.Contoh statistika deskriptif yang sering muncul adalah, tabel, diagram,
grafik, dan besaran-besaran lain di majalah dan koran-koran. Dengan Statistika
deskriptif, kumpulan data yang diperoleh akan tersaji dengan ringkas dan rapi
serta dapat memberikan informasi inti dari kumpulan data yang ada. Informasi
yang dapat diperoleh dari statistika deskriptif ini antara lain ukuran
pemusatan data, ukuran penyebaran data, serta kecenderungan suatu gugus data.
Dalam statistika dikenal beberapa
jenis data. Data dapat berupa angka dapat pula bukan berupa angka. Data berupa
angka disebut data kuantitatif dan data yang bukan angka disebut data
kualitatif.
Berdasarkan nilainya dikenal dua
jenis data kuantitatif yaitu data diskrit yang diperoleh dari hasil perhitungan
dan data kontinue yang diperoleh dari hasil pengukuran.
Menurut sumbernya data dibedakan
menjadi dua jenis yaitu data interen adalah data yang bersumber dari dalam
suatu instansi atau lembaga pemilik data dan data eksteren yaitu data yang
diperoleh dari luar.
Data eksteren dibagi menjadi dua
jenis yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang
langsung dikumpulkan oleh orang yang berkepentingan dengan data tersebut dan
data sekunder adalah data yang tidak secara langsung dikumpulkan oleh orang
yang berkepentingan dengan data tersebut.
Jenis – Jenis Statistika
Statistika dibedakan berdasarkan
jenisnya menjadi dua yaitu Statistika Deskriptif dan Statistika Inferensia.
Statistika deskriptif adalah
statistika yang berkaitan dengan metode atau cara medeskripsikan,
menggambarkan, menjabarkan atau menguraikan data. Statistika deskripsi mengacu
pada bagaimana menata, menyajikan dan menganalisis data, yang dapat dilakukan
misalnya dengan menentukan nilai rata-rata hitung, median, modus, standar
deviasi atau menggunakan cara lain yaitu dengan membuat tabel distribusi
frekuensi dan diagram atau grafik.
Statistika inferensia adalah
statistika yang berkaitan dengan cara penarikan kesimpulan berdasarkan data
yang diperoleh dari sampel untuk menggambarkan karakteristik dari suatu
populasi. Dengan demikian dalam statistika inferensia data yang diperoleh
dilakukan generalisasi dari hal yang bersifat kecil (khusus) menjadi hal yang
bersifat luas (umum).
Dunia penelitian atau riset yang
dilaksanakan melalui penelitian laboratorium atau penelitian lapangan di
manapun dilakukan mendapat manfaat dengan menggunakan dan memecahkan masalah
melalui statistika. Hal ini dilakukan para peneliti untuk mengetahui apakah hasil
penelitian dengan suatu metode yang baru lebih baik jika dibandingkan dengan
metode yang lama. Statistik berasal dari bahasa Latin yang artinya adalah
“status” atau negara. Pada mulanya statistika berhubungan dengan fakta dan
angka yang dikumpulkan oleh pemerintah untuk bermacam-macam tujuan. Statistik
juga diturunkan dari kata bahasa Inggris yaitu state atau pemerintah.
Pengertian yang sangat sederhana
tentang statistik adalah sebagai suatu kumpulan data yang berbentuk angka dan
tersusun rapi dalam suatu tabel, grafik, gambar, dan lain-lain. Misalnya tabel
mengenai keadaan pegawai di kantor-kantor, grafik perkembangan jumlah penduduk
dari waktu ke waktu, dan lain sebagainya.
Sedangkan pengertian yang lebih luas
mengenai statistik adalah merupakan kumpulan dari teknik mengumpulkan,
analisis, dan interpretasi data dalam bentuk angka. Dan statistik juga
merupakan bilangan yang menunjukkan sifat-sifat (karakteristik) data yang
dikumpulkan tersebut. Statistika dapat didefinisikan sebagai suatu ilmu pengetahuan
yang berhubungan dengan cara-cara mengumpulkan fakta/data, pengolahan data,
kemudian menganalisis data tersebut sehingga dapat diperoleh suatu
kesimpulan/keputusan.
Karakteristik Penelitian Deskriptif
Penelitian deskriptif mempunyai
karakteristik-karakteristik seperti yang dikemukakan Furchan (2004) bahwa (1)
penelitian deskriptif cendrung menggambarkan suatu fenomena apa adanya dengan
cara menelaah secara teratur-ketat, mengutamakan obyektivitas, dan dilakukan
secara cermat. (2) tidak adanya perlakuan yang diberikan atau dikendalikan, dan
(3) tidak adanya uji hipotesis.
Jenis-jenis Penelitian Deskriptif
Furchan (2004:448-465) menjelaskan,
beberapa jenis penelitian deskriptif, yaitu; (1) Studi kasus, yaitu, suatu
penyelidikan intensif tentang individu, dan atau unit sosial yang dilakukan
secara mendalam dengan menemukan semua variabel penting tentang perkembangan
individu atau unit sosial yang diteliti. Dalam penelitian ini dimungkinkan
ditemukannya hal-hal tak terduga kemudian dapat digunakan untuk membuat
hipotesis. (2) Survei. Studi jenis ini merupakan studi pengumpulan data yang
relatif terbatas dari kasus-kasus yang relatif besar jumlahnya. Tujuannya
adalah untuk mengumpulkan informasi tentang variabel dan bukan tentang
individu. Berdasarkan ruang lingkupnya (sensus atau survai sampel) dan
subyeknya (hal nyata atau tidak nyata), sensus dapat dikelompokkan menjadi
beberapa kategori, yaitu: sensus tentang hal-hal yang nyata, sensus tentang
hal-hal yang tidak nyata, survei sampel tentang hal-hal yang nyata, dan survei
sampel tentang hal-hal yang tidak nyata. (3) Studi perkembangan. Studi ini
merupakan penelitian yang dilakukan untuk memperoleh informasi yang dapat
dipercaya bagaimana sifat-sifat anak pada berbagai usia, bagaimana perbedaan
mereka dalam tingkatan-tingkatan usia itu, serta bagaimana mereka tumbuh dan
berkembang. Hal ini biasanya dilakukan dengan metode longitudinal dan metode
cross-sectional. (4) Studi tindak lanjut, yakni, studi yang menyelidiki
perkembangan subyek setelah diberi perlakukan atau kondisi tertentu atau mengalami
kondisi tertentu. (5) Analisis dokumenter. Studi ini sering juga disebut
analisi isi yang juga dapat digunakan untuk menyelidiki variabel sosiologis dan
psikologis. (6) Analisis kecenderungan. Yakni, analisis yang dugunakan untuk
meramalkan keadaan di masa yang akan datang dengan memperhatikan
kecenderungan-kecenderungan yang terjadi. (7) Studi korelasi. Yaitu, jenis
penelitian deskriptif yang bertujuan menetapkan besarnya hubungan antar
variabel yang diteliti.
UKURAN GEJALA PUSAT
Modus
Modus merupakan teknik penjelasan kelompok yang didasarkan atas nilai yang
sedang populer atau yang sering muncul dalam kelompok tersebut
Median
Median adalah salah satu teknik
penjelasan kelompok yang didasarkan atas nilai tengah dari kelompok data yang
telah disusun urutannya dari yang terkecil ke yang tebesar atau sebaliknya
Mean
Mean merupakan teknik penjelasan
kelompok yang didasarkan atas nilai rata-rata dari kelompok tersebut. Rata-rata
(mean) didapatkan dengan menjumlahkan data seluruh individu dalam kelompok
tersebut, kemudian dibagi dengan jumlah individu yang ada pada kelompok
tersebut
Sensus merupakan salah satu cara dalam mengumpulkan
data, dimana seluruh elemen yang menjadi objek penelitian tersebut
diteliti satu per satu.
Sedangkan sampling merupakan salah satu cara dalam
mengumpulkan data, dimana tidak seluruh elemen yang menjadi objek
penelitian diteliti satu per satu.
Parameter merupakan istilah untuk hasil dari sensus,
sedangkan sampling merupakan istilah untuk hasil dari sampling.
Populasi merupakan sebutan untuk objek penelitian
sensus. Sedangkan sebutan untuk objek penelitian sampling disebut sampel.
2. Data
dan Pembagiannya
Menurut Webster’s New World
Dictionary, data merupakan sesuatu yang diketahui atau dianggap. Oleh karena
itu, data dapat memberikan gambaran tentang suatu keadaan atau persoalan.
Pembagian Data Menurut Sifatnya:
Data kualitatif : data yang tidak berbentuk angka.
Data kuantitatif : data yang berbentuk angka
Pembagian Data Berdasarkan
Sumbernya:
Data internal, data yang menggambarkan keadaan/
kegiatan di dalam suatu organisasi.
Data eksternal, data yang menggambarkan keadaan/
kegiatan di luar suatu organisasi.
Pembagian Data Berdasarkan Cara
Memperolehnya:
Data primer : data yang dikumpulkan dan diolah sendiri
oleh suatu organisasi atau perseorangan langsung dari objeknya.
Data sekunder: data yang diperoleh dalam bentuk yang
sudah jadi, sudah dikumpulkan dan diolah oleh pihak lain seperti dalam
bentuk publikasi.
Yang
kali ini merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya, tentang Natural
Language. Nah, Berbeda halnya dengan Natural Language, Flowchart
menggunakan beberapa simbol – simbol standar (internasional) yang
disusun sedemikian rupa, dihubungkan dengan connector2 sehingga
membentuk sebuah bagan/ diagram yang yang menggambarkan suatu langkah2
penyelesaian masalah/ algoritma. Dan tentunya, Flowchart ini harus
dibuat sesuai arus/ berurutan.
Dalam pembuatan Flowchart sendiri, tidak ada kaidah baku yang
ditentukan (selain simbol2 yang digunakan), dengan kata lain, Flowchart
yang dibuat biasanya akan berbeda untuk setiap programmer karena akan
sangat tergantung cara berpikir masing – masing programmer serta
algoritma yang digunakan. Input – Proses – Output pun mewarnai
sistematika Flowchart, dimana masing – masing langkah tersebut memiliki
simbol – simbol yang mewakilinya. Kalo wikipedia bilang, ada berbagai
jenis Flowchart yang digunakan, tergantung keperluan. Namun secara
garis besar mungkin bisa dikategoriin jadi 4 aja :
1. System Flowchart
Urutan proses dalam sistem dengan menunjukkan alat/ media input, output
serta jenis media penyimpanan dalam proses pengolahan data. Hmm.. Saya
sendiri jarang (hampir ga pernah) membuat Flowchart jenis ini. Berikut
contoh suatu System Flowchart :
2. Document Flowchart
urutan aliran dokumen dalam sebuah sistem (sory, saya sendiri ga ngerti
jadi jangan tanya saya.. ini saya terjemahin dari wikipedia ) 3. Data Flowchart
menggambarkan alur data di dalam sebuah sistem (ini juga, dari wikipedia silakan dicek sendiri di wikipedia ). Tapi (mungkin) Data Flowchart ini sama dengan Data Flow Diagram (cuma mungkin lho…) 4. Program Flowchart
Urutan instruksi yang digambarkan dengan simbol tertentu untuk
menyelesaikan suatu permasalahan/ pekerjaan dalam suatu program. Nah,
Flowchart jenis inilah yang sedang kita bahas, karena untuk mata kuliah
Algoritma dan Pemrograman Komputer memang cuma membahas Flowchart jenis
ini (sepengalaman saya, untuk flowchart jenis lain
Bingung dengan simbol – simbol yang digunakan pada Flowchart di
atas? Oke, ada banyak simbol yang digunakan dalam Program Flowchart,
sesuai dengan kategori masing – masing. Berikut kategori – kategori
tersebut dan masing – masing simbol yang termasuk di dalamnya : 1. Flow Direction Symbols (Simbol Pengarah Alur)
2. Processing Symbols (Simbol Pemrosesan)
3. Input-Output Symbols (Simbol Input-Output)
Berikut ini Flowchart dari contoh sebelumnya (dari artikel sebelumnya,
yaitu menentukkan suatu bilangan termasuk Genap atau Ganjil). Silakan
diperhatikan.
Contoh Flowchart - Bilangan Ganjil Genap
Oke, seperti udah Anda pelajari di bagian simbol – simbol pada
Flowchart, pastinya Anda ingat dan mengerti maksud2 simbol tersebut.
Program Flowchart, memang harus diawali dengan (START) dan diakhiri
dengan (END). Langkah2nya pun sama, Input -> Proses -> Output.
Dari contoh di atas, Input berupa bilangan (variabel bil) disimbolkan dengan bangun jajar genjang (yang mewakilik input serta output, tergantung keterangan).
Langkah berikutnya adalah Proses. Proses disini terdiri dari 2 bagian, yaitu penyeleksian kondisi dan assignment ke variabel jenis.
Penyeleksian kondisi, merupakan bagian penentuan hal yang akan
dilakukan jika suatu syarat tertentu dipenuhi. Hal ini mungkin sama
kayak Implikasi dalam pelajaran Logika Matematika SMA.
ketika bil modulus 2 == 0, -> jenis = ‘GENAP’,
jika tidak, otomatis bil adalah ganjil -> jenis = ‘GANJIL’
Langkah berikutnya, outputkan jenis bilangan. menggunakan simbol
jajar genjang (seperti halnya input). Namun dapat juga menggunakan
simbol display. **Lihat tabel simbol2 di atas**
Setelah output, program menanyakan, apakah ingin mengulang lagi?
Jika ya, maka jalan program kembali ke langkah input.
Jika tidak, maka program akan berhenti (END).
Handset BlackBerry sangat fenomenal di Tanah Air. Tapi Android dengan varian harga yang beragam, bisa menggilas kepopuleran BlackBerry. Tanda-tanda akan suksesnya ponsel Android sudah mulai terlihat jelas. Group Head Brand Marketing Indosat Teguh Prasetya yakin ponsel Android bisa melebihi BlackBerry.
Alasannya, Android bisa menyasar semua lapisan masyarakat karena didukung berbagai varian harga. “Sejak masuknya BlackBerry, pada 2008 mulai terlihat masyarakat menyukai ponsel cerdas dengan sistem online 24 jam. Kami optimistis Android bisa mengalami kesuksesan yang sama,” katanya saat dihubungi. Ini dikarenakan kelebihan android dibandingkan BlackBerry jelas jauh berbeda. Dimana Android unggul dari Blackberry Respon konsumen pada ponsel Android sudah sangat tinggi.
Sejak menawarkan preorder pada 22 Februari lalu, Indosat telah melepas 1.000 handset Android dari berbagai merek. Indosat juga berhasil menjual sekitar 2.000 handset saat tour 7 kota. Bahkan banyak pengamat yang memastikan di tahun 2011 nanti, Android siap tenggelamkan Blackberry . Ini sunguh istilah yang sangat tragis bagi Blackberry terkhusus bagi pengguna setia Blackberry.
“Hingga akhir tahun ini kami menargetkan 100 ribu handset. Kami optimis dengan melihat respon masyarakat seperti itu, ” tambah Teguh. Ponsel Android sudah banyak yang ditawarkan dengan harga di bawah Rp 2 juta. Teguh meyakini handset jenis ini juga akan mengancam bundling ponsel China. Gadget Ponsel Android dan bundling ponsel China memiliki segmen berbeda meski harganya tidak jauh berbeda. Pasar Indonesia, kata Teguh, sangat beragam sehingga tidak menutup kemungkinan ponsel China juga dapat dipasarkan dengan Android.
Jadi, meskipun ponsel Android dipasarkan dalam berbagai lingkup dan merek, tapi tetap saja diminati konsumen. Teguh mengatakan kekurangan Sistem Operasi Android saat ini karena masih sulit ditemui di pasaran. “Kami melihat bahwa orang Indonesia mudah menerima sesuatu yang baru, jadi saya rasa Android bukan sesuatu hal yang tidak dapat diterima mereka, ” imbuhnya.
Untuk mendorong penjualan, menurut Teguh, Indosat mengusung beberapa strategi khusus. Indosat menyediakan smartphone berbasis Android dengan beragam level harga. Sementara ketersediaan beragam perangkat itu, kemudian dilengkapi dengan layanan jasa berupa broadband unlimited baik postpaid maupun prepaid. “Kami juga memiliki Komunitas Indosat Android. Di sini, para pengguna layanan dapat saling berinteraksi satu sama lain. Selain itu juga ada Android Application Store atau A-Store, ” katanya.
Salah satu handset Android yang banyak dibeli konsumen adalah Samsung. Head of Dept HHP Business Samsung Hioe An Kin memperkirakan produk Android Samsung sukses karena pas di kantong. “Fitur-fitur yang kami berikan sesuai yang diinginkan konsumen dan tak kalah dengan harga yang lebih mahal, ” imbuhnya.
Ia berharap Android bisa sefenomenal BlackBerry. Namun untuk jangka pendek, Android belum akan mengalahkan BlackBerry, karena saat ini masih dalam tahap pengenalan. “Handsetnya juga masih belum terlalu banyak, ada yang masih setara dan ada beberapa yang lebih mahal dibandingkan BlackBerry. Untuk tiga bulan ke depan, saya rasa masih di tahap pengenalan, walaupun memang reaksi masyarakat saya rasa sudah sangat baik, ” imbuhnya.
Namun begitu Hioe An Kin mengatakan pada akhir tahun Android sudah membanjir dengan syarat semua pihak bisa mempromosikan produknya secara optimal. “Handset Android saya pikir sudah mulai beragam ketika itu, ” jelasnya. Ia menjelaskan pada 2008, kebanyakan orang tidak menyangka BlackBerry bisa sesukses sekarang. Tapi ternyata sekarang BlackBerry bisa begitu terkenal. “Malah banyak gadget yang berusaha mirip atau promosi dengan membawa nama BlackBerry sebagai tolak ukur.
Ini menunjukkan jika soal teknologi atau handphone masyarakat Indonesia memang positif sekali, ” katanya.